Cara Mudah Ternak Lovebird Di Rumah Bagi Pemula

Beternak burung merupakan salah satu hobi bagi sebagian orang. Salah satunya adalah lovebird, burung ini merupakan salah satu yang mudah untuk diternakkan. Menurut sebuah penelitian, burung ini dijuluki loverbird karena mereka hidup berdampingan saling menyayangi dan hanya memiliki satu pendamping hidup.

Warnanya yang cerah dan unik merupakan salah satu daya tarik burung ini. Mulai dari yang standart hijau dan ada beberapa yang berwarna biru, abu-abu, bahkan kuning. Biasanya warna bulu pada badannya berbeda dengan bulu yang ada di kepala mereka.

Lovebird memiliki ukuran tubuh lebih kecil daripada burung berjenis paruh bengkok lainnya. Burung ini tahan terhadap segala macam cuaca, maka dari itu banyak orang yang kemudian membudidayakannya karena kemudahan dalam proses pemeliharaannya. Apalagi di Indonesia yang memiliki iklim cenderung panas.

Modal untuk memelihara burung lovebird terhidung sangat kecil namun bisa mendatangkan keuntungan yang besar.
Tertarik untuk beternak lovebird? berikut kami bagikan beberapa cara mudah untuk beternak lovebird di rumah yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber.


1. Persiapan kandang lovebird
Kandang merupakan hal pertama yang harus anda siapkan. Bagi Anda yang akan berternak lovebird lebih dari satu pasang, siapkan kandang yang lebih besar dan juga bersekat. Namun bila Anda hanya berniat memulai beternak sepasang lovebird saja, siapkan juga tempat bertelur lovebird yang terbuat dari kayu keras berukuran 20 cm x 20 cm x 25 cm. Tempat bertelur ini biasa disebut dengan glodok. Siapkan serut kayu, ranting kecil, serta dedaunan kering di sekitar glodok. Nantinya lovebird akan merangkai sarangnya sendiri.

2. Beli sepasang indukan lovebird yang sehat dan berkualitas
Setelah kandang selesai dibuat, siapkan indukan lovebird yang bagus dan berkualitas. Tentukan apakah anda ingin beternak lovebird yang ocehannya bagus atau yang buluya bagus dan menarik.

Pilihlah indukan lovebird yang sehat. Indukan yang sehat dan berkualitas nantinya juga akan menghasilkan anak lovebird yang berkualitas juga. Oh ya, pilihlah lovebird yang usia kantannya lebih tua daripada betina agar saat perkawinan sang jantan lebih mendominasi. Belilah pada pedagang yang terpercaya.

3. Menunggu hingga lovebird siap kawin
Lovebird yang berusia 1 tahun atau lebih biasanya sudah siap kawin dan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

- Betina : Akan sering merentangkan sayapnya dan ekor yang sering diangkat ke atas.

- Jantan : lovebird jantan yang sering menggosok-gosokkan pantatnya pada sangkar menandakan ia siap kawin.

4. Masukkan pada kandang yang berbeda dengan lovebird yang lain jika Anda berternak lovebird lebih dari sepasang.

5. Jika Anda ternak lebih dari sepasang, pisahkan pasangan-pasangan tersebut dalam kandang yang berbeda.

6. Berikan pakan yang berkualitas secara rutin agar cepat bertelur


Ketika sepasang lovebird sudah berjodoh dan telah dimasukkan pada kandang yang sama, jangan lupa untuk memberikan makan secara teratur agar cepat bertelur. Makanan yang cocok untuk lovebird adalah milet, biji sawi, benih kenari, jagung muda, kangkung, tauge, dan biji bunga matahari.

7. Proses perkawinan bertelur
Ketika mereka telah melewati proses perkawinan dan betina sudah bertelur, jangan sering melihat keadaan lovebird agar tidak merasa terganggu.

Perlu diketahui ketika sudah bertelur, tidak semua betina mau mengerami telurnya. Untuk mengantisipasi hal ini, dekatkan betina yang tidak mau mengerami telurnya dengan betina yang mau mengerami telurnya. Cukup dengan dekatkan sangkar mereka. Erangan betina yang mengerami telurnya akan memancing betina lainnya untuk mengerami juga.

Bagi lovebird betina yang baru pertama kali bertelur, belum tentu telurnya akan menetas. Hal ini wajar saja, karena bisa karena lovebird belum siap bertelur atau karena faktor eskternal lainnya.

8. Pemisahan anak lovebird dengan induknya

Ketika telur sudah menetas tunggu hingga 14 hari baru kemudian anak lovebird dipisahkan dari induknya. Bisa saja Anda tunggu hingga anak mulai keluar dari sarangnya. Ketika dipisahkan dari induknya, siapkan lampu 5 watt pada kandang anak untuk menghangatkan.

9. Memberi makan anakan lovebird
Usianya yang masih kecil tentu membuat anak lovebird belum bisa makan sendiri. Oleh karena itu Anda perlu menyuapinya dengan menggunakan suntikan. Lepas jarumnya diganti dengan selang elastis atau karet pentil. Makanan untuk anakan lovebird bisa bubur bayi atau pelet yang diseduh dengan air hangat. Suapi anakan setiap 4 jam sekali. Berikan perhatian ekstra bagi anakan.

Bagaimana, Anda tertarik untuk beternak lovebird sendiri di rumah?

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Mudah Ternak Lovebird Di Rumah Bagi Pemula"

Posting Komentar